Tags

, , ,

logo facebook

Sudahkah kalian mendengar berita bahwa MUI akan memfatwaharamkan Facebook? Yup, that’s

right! Facebook, situs jaringan sosial yang sedang populer saat ini dan sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

MUI menilai Facebook dapat digunakan untuk hal yang menyimpang dari batas-batas agama. Seperti untuk memperoleh pasangan dengan penyajian data, foto serta biodata calon pasangan tersebut. Padahal hal diatas hanya boleh dilakukan untuk proses Ta’aruf guna mencari istri atau suami. Apalagi untuk hal-hal asusila dengan cara menunjukkan foto-foto atau video yang mempertontonkan seluruh bagian tubuh yang dapat mengundang syahwat.
Hal itu sangat ironis melihat saat ini Facebook dinilai fenomenal karena dari para remaja, anak SMP, SMA, Mahasiswa, sampai orang-orang yang sudah bekerja pun mayoritas mempunyai akun Facebook guna berhubungan dengan kerabat, teman lama, serta teman baru. Bahkan ada salah satu operator seluler yang memberikan fasilitas ber-Facebook ria melalui SMS dengan berlanggana Rp.5000,- per bulan.

Facebook sendiri populer di Indonesia sekitar awal 2008 dengan 1,5-an anggota, dan sekarang ini meningkat menjadi 2,5 juta-an anggota. populeritas Facebook sendiri menggeser keberadaan situs pertemanan lainnya yang populer lebih dulu yaitu Friendster.

Hal ini dikarenakan Facebook dinilai lebih real dalam menjalin pertemanan sehingga meminimalisir kepalsuan dalam berteman (walau masih saja ada yang fake). setiap kali si anggota mengupdate status, tiap kali itu juga anggota lain yang sudah “menjadi temannya” akan mengetahui. Apalagi status yang ia tulis adalah apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Jadi tanpa berkomunikasi secara langsung pun anggota lain dalam friend list akan mengetahui.
Selain itu fasilitas share foto, video, notes, link, dll memudahkan kita untuk berbagi segala hal dengan teman-teman kita. Apalagi dengan men-tag teman-teman yang berkalitan atau tidak dengan foto, video, dll diatas. Dengan fasilitas yang menyenangkan itu kemudian akan memudahkan kita untuk membuka forum diskusi untuk berbagai hal, karena sekali kita bergabung dalam forum diskusi tertentu (comment), kita akan diberi notification apabila ada orang lain yang memberi komen baru.

Dan saya pikir sejauh ini Facebook masih berfungsi sebagai mana mestinya. Apalagi jika kita dapat menjalin silaturahmi dengan kawan lama saat masih SMA, SMP, SD, bahkan TK. Bukankan apabila kita dapat menjaga silaturahmi dengan teman, rekan, dan saudara akan dapat memperpanjang umur??

Dan berdasarkan pengalaman saya, keberadaan Facebook sangat berguna. Apalagi saat ini saya sedang mencari kerja dan teman-teman saya di Facebook sering berbagi informasi mengenai lowongan pekerjaan serta informasi lainnya yang akan memperkaya wawasan kita.
Seharusnya MUI menjadi lebih bijak dalam menentuka hal-hal yang akan menjadi fatwa haram atau tidak, karena saat ini banyak hal yang lebih penting dan lebih krusial untuk ditangani dibanding permasalahan situs jejaring sosial Facebook.

Advertisements